© DA 2021 for Facilitator to Competent

Seorang calon peserta sertifikasi kompetensi yang awam, tentunya masih merasa bingung untuk menghadapi kegiatan sertifikasi kompetensi yang diikutinya. Belum jelas akan memulai dari mana dulu, serta apa saja yang harus dipelajari serta dipersiapkan?

Buku Strategi Sukses Uji Sertifikasi Kompetensi Kerja menjelaskan langkah-langkah persiapan ini yang diilustrasikan pada Gambar 1 Langkah-Langkah Persiapan Sertifikasi Kompetensi. Pada dasarnya langkah-langkah ini terdiri atas persiapan registrasi sertifikasi, mempelajari dan menerapkan standar kompetensi, persiapan menghadapi pra uji kompetensi, dan persiapan menghadapi uji kompetensi.

Jenis-jenis persiapan sertifikasi kompetensi menurut buku “Strategi Sukses Uji Sertifikasi Kompetensi Kerja” dapat dikelompokan menjadi 4 (empat) jenis yang dapat disimak pada Tabel 1 Jenis-Jenis Persiapan Sertifikasi Kompetensi dimana menjelaskan juga tujuan serta tindakan yang disarankan dilakukan oleh peserta uji sertifikasi. Persiapan sertifikasi kompetensi diharapkan dapat membantu peserta uji dalam melakukan tindakan pemenuhan yang tercantum pada kolom tindakan pada Tabel 1 tersebut.

 

Tabel 1 Jenis-Jenis Persiapan Sertifikasi Kompetensi

No
Jenis Persiapan
Tujuan
Tindakan
Persiapan
1 Registrasi Sertifikasi Memastikan peserta memenuhi persyaratan umum atau khusus dari suatu skema sertifikasidari suatu LSP. Menyediakan dokumen pribadi peserta seperti ijazah, CV, Job Description, sertifikat pelatihan, Surat Tugas, dan dokumen relevan lainnya.
2 Mempelajari dan menerapkan standar kompetensi Memastikan peserta mengetahui dan menerapkan unit kompetensi dalam pekerjaannya atau kegiatannya. Mendapatkan dokumen skema sertifikasi dan standar kompetensi, mengikuti pelatihan, menghapal, praktek, dan metode pembelajaran lainnya.
3 Pra uji kompetensi (Konsultasi) a.    Verifikasi bukti kompetensi peserta oleh asesor kompetensi untuk memastikan sudah memenuhi unsur Valid (Validity), Terkini (Current), Cukup (Sufficient), dan Otentik (Authentic) dengan cara wawancara dan tinjauan dokumen.

b.    Menentukan Metode Asesmen pada saat Uji kompetensi

Menyiapkan dokumen seperti CV, Job Description, sertifikat pelatihan, Surat Tugas, dan sebagainya yang relevan dengan unit kompetensi, serta konfirmasi isian Asesmen Mandiri dengan menyediakan bukti kompetensi yang relevan.
4 Uji kompetensi Membuktikan kompetensi peserta telah memenuhi dan sesuai dengan persyaratan unit kompetensi (Elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja) serta bukti kompetensi telah memenuhi unsur Valid (Validity), Terkini (Current), Cukup (Sufficient), dan Otentik (Authentic). a.   Mengikuti pelatihan, menghapal, praktek, dan metode pembelajaran lainnya untuk bersiap menghadapi uji kompetensi dengan metode praktek atau demo, tes tulis/ lisan, dan metode lain yang relevan dengan unit kompetensi.

b.  Menyiapkan perlengkapan atau dokumen terkait bukti penerapan unit kompetensi (Prosedur kerja, struktur organisasi, formulir, alat ukur, contoh produk, spesifikasi produk, dan sebagainya)

 

Masih terkait persiapan sertifikasi kompetensi, penulis teringat sebuah webinar yang diikuti pada akhir Oktober 2020 dengan tema Sertifikasi Profesional SDM oleh narasumber Dr. Banowati Talim yang juga merupakan tim perumus SKKNI MSDM 2020 dan Asesor Kompetensi BNSP.

Pada Webinar tersebut beliau menjelaskan pentingnya persiapan diri dalam menghadapi uji kompetensi yang meliputi penguasaan dan pemahaman standar kompetensi yang diacu, meningkatkan pengetahuan yang relevan dengan unit kompetensi, serta menyiapkan portofolio.

Semoga tulisan ini memberikan informasi, meskipun tidak sempurna namun sedikit banyak dapat diambil manfaatnya.

 

Selamat pagi dan tepat semangat menjaga kesehatan!

 

Sumber referensi

Buku Strategi Sukses Uji Sertifikasi Kompetensi Kerja, Alexandra

Buku Competency Management. Palan, R. Ph.D.

Materi Webinar Seri MSDM Aplikatif – Apa & Bagaimana Sertifikasi Profesi SKKNI MSDM, Pembicara Dr. Margaretha Banowati Talim, M.Si, Tanggal 30 Oktober 2020

Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Peraturan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor : 9/BNSP.301/XI/2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Asesmen Kompetensi

Peraturan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor : 5 / BNSP / VII / 2014 Tentang Pedoman Persyaratan Umum Tempat Uji Kompetensi

Peraturan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor : 2/ BNSP/VIII/2017 Tentang Pedoman Pengembangan Dan Pemeliharaan Skema Sertifikasi Profesi